Kesehatan

Pengaruh Kandungan Sukrosa Pada Pertumbuhan Anak

Pengaruh Kandungan Sukrosa Pada Pertumbuhan Anak

Salah satu  bahan tambahan makanan yang digunakan  untuk menambah cita rasa  manis adalah sukrosa. Kandungan sukrosa tertera pada label produknya. Namun, pernahkah  terlintas  dalam benak, pengaruh  sukrosa dalam pertumbuhan anak?

Kebanyakan anak menyukai makanan  manis. Rasa manis diakui menambah kelezatan makanan yang akhirnya meningkatkan  nafsu makan. Oleh karena itu, sukrosa  ditambahkan dalam produk  konsumsi.

Konsumsi Kandungan Sukrosa

 

Gula pasir adalah nama umum sukrosa yang  memberikan  rasa manis pada  makanan atau minuman. Kebutuhan  sukrosa pada  setiap umur berbeda.

Disarankan  usia di bawah  dua tahun sama sekali tidak mengkonsumsi tambahan sukrosa dalam  bentuk apa pun. Sementara usia 2 – 18 tahun maksimal  mengkonsumsi  25 gram atau sebanyak  enam sendok teh per hari. 

Konsumsi berlebihan sukrosa tentu  akan mempengaruhi perkembangan  anak, Simak   pengaruh kandungan sukrosa pada bahan makanan  yang biasa dikonsumsi anak.

 

Pengaruh Kandungan Sukrosa Pada Pertumbuhan Anak
Pengaruh Kandungan Sukrosa Pada Pertumbuhan Anak

 

Pengaruh Kandungan Sukrosa 

 

Meningkatkan Risiko Kegemukan

Tubuh akan mengubah gula menjadi energi agar anak dapat  bertumbuh dengan baik. Namun, jika konsumsi gula melebihi  kebutuhan harian, maka tubuh akan menyimpannya sebagai cadangan energi dalam  bentuk lemak.

Lama kelamaan jika aktivitas anak  tidak mampu menghabiskan cadangan energi ini, maka anak akan terlihat  gemuk.  Tidak hanya ancaman kegemukan  tetapi juga berisiko mengidap  diabetes  di kemudian hari.

Memicu Kerusakan Gigi

Mengkonsumsi makanan manis  akan memicu kerusakan gigi. Kandungan pemanis  pada makanan akan bereaksi dengan bakteri yang ada pada  mulut  sehingga menimbulkan gigi berlubang. Bila tidak segera diatasi, maka kerusakan gigi akan semakin parah.

Menekan Nafsu Makan

Makanan yang memiliki kandungan sukrosa tinggi biasanya bercita rasa manis, sehingga terasa lebih enak. Makanan jenis ini mendorong anak mengkonsumsinya sehingga menimbulkan rasa kenyang.

Hal ini tentu saja menunjukkan  makanan yang dikonsumsi  tidak  memenuhi keseimbangan gizi yang dibutuhkan tubuh. Lama kelamaan akan mempengaruhi tumbuh kembang anak.

Kini ibu dapat lebih  mendukung  tumbuh kembang anak dengan  produk terbaru  Lactogrow. Lactogrow dengan kandungan sukrosa sebesar 0 gram adalah pilihan tepat untuk memberikan  gizi yang seimbang untuk buah hati ibu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *